Rabu, 10 Maret 2010

Selamat Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Caka 1932

 Teruna Teruni Bali 2009
Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.

Tawur (Pecaruan), Pengrupukan, dan Melasti

Sehari sebelum Nyepi, yaitu pada "panglong ping 14 sasih kesanga", umat Hindu melaksanakan upacara Buta Yadnya di perempatan jalan dan lingkungan rumah masing-masing, dengan mengambil salah satu dari jenis-jenis caru (semacam sesajian) menurut kemampuannya. Buta Yadnya itu masing-masing bernama Pañca Sata (kecil), Pañca Sanak (sedang), dan Tawur Agung (besar). Tawur atau pecaruan sendiri merupakan penyucian/pemarisuda Buta Kala, dan segala leteh (kekotoran) diharapkan sirna semuanya. Caru yang dilaksanakan di rumah masing-masing terdiri dari nasi manca (lima) warna berjumlah 9 tanding/paket beserta lauk pauknya, seperti ayam brumbun (berwarna-warni) disertai tetabuhan arak/tuak. Buta Yadnya ini ditujukan kepada Sang Buta Raja, Buta Kala dan Batara Kala, dengan memohon supaya mereka tidak mengganggu umat.
Mecaru diikuti oleh upacara pengerupukan, yaitu menyebar-nyebar nasi tawur, mengobori-obori rumah dan seluruh pekarangan, menyemburi rumah dan pekarangan dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja (biasanya kentongan) hingga bersuara ramai/gaduh. Tahapan ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan, dan lingkungan sekitar. Khusus di Bali, pengrupukan biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lingkungan, dan kemudian dibakar. Tujuannya sama yaitu mengusir Buta Kala dari lingkungan sekitar.
Tahap terakhir adalah melasti, yaitu menghanyutkan segala leteh (kotoran) ke laut, serta menyucikan pretima. Upacara ini dilakukan di laut, karena laut dianggap sebagai sumber amerta. Selambat-lambatnya pada tilem sore, melasti harus selesai.

Nyepi


Keesokan harinya, yaitu pada panglong ping 15 (atau tilem Kesanga), tibalah Hari Raya Nyepi sesungguhnya. Pada hari ini dilakukan puasa Nyepi yang disebut "Catur Brata" Penyepian dan terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Brata ini dilakukan sejak sebelum matahari terbit. Menurut umat Hindu, segala hal yang bersifat peralihan, selalu didahului dengan perlambang gelap. Misalnya seorang bayi yang akan beralih menjadi anak-anak (1 oton/6 bulan), lambang ini diwujudkan dengan 'matekep guwungan' (ditutup sangkar ayam). Wanita yang beralih dari masa kanak-kanak ke dewasa (Ngeraja Sewala), upacaranya didahului dengan ngekep (dipingit). Demikianlah untuk masa baru, ditempuh secara baru lahir, yaitu benar-benar dimulai dengan suatu halaman baru yang putih bersih. Untuk memulai hidup dalam caka/tahun baru pun, dasar ini dipergunakan, sehingga ada masa amati geni.
Intisari dari perlambang-perlambang lahir itu (amati geni), menurut lontar "Sundari Gama" adalah "memutihbersihkan hati sanubari", yang merupakan kewajiban bagi umat Hindu.
Tiap orang berilmu (sang wruhing tattwa jñana) melaksanakan brata (pengekangan hawa nafsu), yoga ( menghubungkan jiwa dengan paramatma (Tuhan), tapa (latihan ketahanan menderita), dan samadi (manunggal kepada Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah kesucian lahir batin).

Semua itu menjadi keharusan bagi umat Hindu agar memiliki kesiapan batin untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan di tahun yang baru. Kebiasaan merayakan hari raya dengan berfoya-foya, berjudi, mabuk-mabukan adalah sesuatu kebiasaan yang keliru dan mesti diubah.
Ngembak Geni (Ngembak Api)

Rangkaian terakhir dari perayaan Tahun Baru Saka adalah hari Ngembak Geni yang jatuh pada tanggal "ping pisan (1) sasih kedasa (X)". Pada hari inilah Tahun Baru Saka tersebut dimulai. Umat Hindu bersilaturahmi dengan keluarga besar dan tetangga, saling maaf memaafkan (ksama) satu sama lain. Dengan suasana baru, kehidupan baru akan dimulai dengan hati putih bersih. Jadi kalau tahun masehi berakhir tiap tanggal 31 Desember dan tahun barunya dimulai 1 Januari, maka tahun Çaka berakhir pada "panglong ping limolas (15) sasih kedasa (X)", dan tahun barunya dimulai tanggal 1 sasih kedasa (X).

Senin, 28 Desember 2009

Teruna Teruni Bali 2009

Buleleng-Denpasar Raih Gelar Teruna-Teruni Bali 2009 

PEMILIHAN Teruna-Teruni Bali 2009 berlangsung semarak di Sanur, Minggu (27/12) lalu. Lebih dari 900 undangan dari seluruh Bali hadir dan memberi dukungan 46 finalis Teruna-Teruni Bali Tingkat Kabupaten/Kota se-Bali. Selain dihadiri Dinas Pariwisata Provinsi Bali, juga dihadiri oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan pimpinan lembaga nasional dan internasional di Bali.
Gubernur Bali dalam sambutan tertulisnya menyatakan dukungan terhadap Teruna-Teruni Bali sebagai ikon pariwisata Bali. Terlebih dengan prestasi Teruna-Teruni Bali menjadi satu-satunya duta wisata yang diakui Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo). Hal senada diungkapkan I Gst. Ayu Dewi Wastu Manggala MPWS, S.S. (Sekretaris Umum YTTB) yang menyatakan bahwa pada 2010 ini pembinaan Teruna-Teruni Bali juga dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

''Teruna-Teruni Bali mempunyai tugas berat, mengingat pada 27-31 Mei 2010 diselenggarakan Kongres Adwindo di Bali yang dihadiri duta wisata 457 kabupaten/kota dan 33 provinsi. Saat Rapimnas Adwindo dan PDWI 2009 di Ambon, Presiden RI dalam sambutannya mendorong agar generasi muda semakin mencintai kebudayaan dan pariwisata Indonesia,'' ungkap Wastu Manggala usai menandatangani MoU dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sebagai pembina paguyuban.
Terpilih sebagai Teruna Bali 2009 Md. Sukma Adisetiawan (SMA 1 Singaraja), Dewa Gde Mahaputra (Universitas Mahendradatta Denpasar), AAP Eka Dharmaputra (SMA 3 Denpasar). Teruni Bali 2009 NP Kartika Giri Oktaviani (IHDN Denpasar), IA Sonia Rinjani (SMA 1 Sidemen, Karangasem), dan IA Upawita Dewi (SMAN 2 Semarapura).
Teruna-Teruni Bali Persahabatan diraih oleh IDG Angga Priyana (SMA 1 Gianyar) dan NP Atik Jaya Putri (SMA 1 Blahbatuh, Gianyar). Teruna-Teruni Favorit diraih oleh G. Ariahstha Wicaksana (SMA 1 Kuta Utara, Badung) dan NP Yogita Mahayani (SMA 1 Kubutambahan, Buleleng).
Acara Teruna-Teruni Bali ini diliput khusus Majalah Aneka Yess! Jakarta dan juara TTB akan direkomendasikan menjadi cover boy dan cover girl di tingkat nasional.




Selasa, 22 Desember 2009

Minggu, 20 Desember 2009

Teruna Teruni Bali 2008 mengikuti pemilihan Duta Wisata Indonesia di Maluku


Adi Pratama, Andre Mahendra, dan Ari Pia @ Mauku 
Perwakian Provinsi Bai (Teruna Teruni Bali)

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI mengadakan Pemilihan Duta Wisata Indonesia tahun ke IV (2009). Setelah pada tahun 2008, DWI diadakan di Bangka Belitung, dan diikuti sekitar 23 provinsi di Indonesia dan pada tahun ini Pemilihan Duta Wisata Indonesia diadakan di Ambon, Maluku. Tanggal 1 - 5 Desember 2009.
Ajang Duta Wisata Indonesia ini diadakan untuk mencari sepasang duta wisata untuk mempromosikan Indonesia ke dunia Internasional.
DWI diikuti oleh para duta wisata yang telah terpilih dari daerah masing masing, seperti Abang None Jakarta, Bujang Dayang Babel, Putra Putri Sumsel, Teruna Teruni Bali dsb. Para duta wisata dari seluruh Indonesia tersebut akan dikumpulkan dan mereka akan "dipertandingkan" untuk memperebutkan gelar Duta Wisata Indonesia..
Berikut sebutan untuk para duta wisata tiap-tiap daerah..
1. Nanggroe Aceh Darussalam : Agam & Inong.
2. Sumatera Utara : Jaka & Dara
3. Sumatera Barat : Uda & Uni
4. Riau : Bujang & Dara Riau
5. Kepulauan Riau : Teruna & Dara
6. Jambi : Bujang & Gadis
7. Sumatera Selatan : Putra & Putri.
8. Bangka Belitung : Bujang & Dayang.
9. Bengkulu : Bujang & Gadis.
10. Lampung : Mekhanai & Muli
11. Banten : Kang & Nong.
12. DKI Jakarta : Abang & None.
13. Jawa Barat : Jejaka & Mojang.
14. Jawa Tengah : Mas & Mbak.
15. D. I. Yogyakarta : Mas & Diajeng.
16. Jawa Timur : Raka & Raki.
17. Kalimantan Barat : Bujang & Dare Khatulistiwa.
18. Kalimantan Selatan : Nanang & Galuh.
19. Kalimantan Tengah : Putra & Putri Pariwisata.
20. Kalimantan Timur : Putra & Putri Mahakam.
21. Gorontalo : Uti & Nou.
22. Sulawesi Utara : Nyong & Noni.
23. Sulawesi Barat : Temmmuane Malaqbi & Tobaine Malaqbi
24. Sulawesi Tengah : ? & ?
25. Sulawesi Selatan : Daeng & Dara.
26. Sulawesi Tenggara : Anandonia & Lu Ale
27. Bali : Teruna & Teruni.
28. NTB : Teruna & Dedare.
29. NTT : Duta Wisata NTT
30. Maluku : Mongare & Jojaro.
31. Maluku Utara : Ngungare & Jojaro
32. Papua : Putra & Putri.
33. Papua Barat : Putra & Putri Duta Wisata.
Tahun ini, Bangka Belitung akan mengirimkan delegasi terbaik provinsi ini setelah memilih mereka dalam ajang Bujang Dayang Bangka Belitung yaitu Heru Prayoga & Sherly Astura.
Heru Prayoga dan Sherly Astura Sherly adalah pemenang Bujang Bangka 2009 yang sekaligus mengantarkannya ke ajang tingkat provinsi yakni Bujang Dayang Bangka Belitung 2009. Dan keberhasilannya menjadikan mereka untuk mengharumkan nama Bangka Belitung untuk mengikuti Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2009.
Di ajang DWI tahun ke 4 ini tentu Bangka Belitung cukup diperhitungkan. Pada tahun 2006 Bangka Belitung menjadi Runner Up 2 di Jakarta, yang pada saat itu diwakili oleh I Wayan dan Merlyanda Puspa Indah dan Tahun 2008, Bangka Belitung dipercaya menjadi tuan rumah untuk menyelenggarakan DWI ke III.
Pada ajang DUTA WISATA INDONESIA 2009 yang diselenggarakan di Ambon, Maluku yang diikuti oleh 23 pasang Duta Wisata dari 23 Provinsi bersaing untuk memperebutkan gelar Duta Wisata Indonesia 2009, Bangka Belitung, lewat perwakilan Duta Wisata yang diberi nama Bujang Dayang berhasil menembus 5 besar ajang yang dihadiri langsung oleh Jero Wacik, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI.

Teruni Bali

Teruni Bali

Wulan Rhie
  • Nama : Putu Arie Wulandari
    Pangglan : Wulan
    TTL : Klungkung, 14 Mei 1992
    Pengalaman : Wakil 1 PPKAB 2010
    Finalis Duta Wisata Indonesia Teruni Bali 2010
    Pengalaman Organisasi : PPKAB 2010
    Bdn Pengurus Harian (Koor. Wilayah Bali-Nusa Tenggara) ADWINDO
    Penghargaan : Wakil 1 PPKAB 2010
    Finalis Duta Wisata Indonesia 2010
    Participant of UUEDC 2009
    Kesan : 
    selama mengikuti kegiatan yg diadakan Teenager Project Indonesia, Yayasan Teruna Teruni Bali dan Asosiasi Duta Wisata Indonesia, tentunya membawa saya menjadi pribadi yang lebih berkembang, baik di bidang pengetahuan dan pengalaman. Pengalaman yg tentu sj tidak semua org bisa mendapatkannya. Saya ingin berterima kasih kpd bpk Arya Vedakarna, selaku penanggung jawab dr Teenager Project Indonesia, Yayasan Teruna Teruni Bali dan Asosiasi Duta Wisata Indonesia, yg telah memberikan saya ksmptan yg banyak sekali untuk mengikuti berbagai kegiatan yg diadakan. Nasehat-nasehat dan masukan beliau sangat bermanfaat bg saya.
    Sekali lg saya ucapkan terima kasih kpd beliau.
    Pesan : 
    kepada penerus saya di PPKAB dan TTB, janganlah hanya berbangga diri mengenakan selempang yg kalian dapatkan, tp embanlah tugas dan tanggung jawab terhadap tulisan yg tertera di selempang kalian .. :)
Picture : 

Jumat, 18 September 2009

ALBUM TERUNA TERUNI


TERUNA TERUNI BALI FOTO


Jumat, 28 Agustus 2009

Teruna Teruni Bali 2004













Kamis, 27 Agustus 2009

Finalis Teruna Teruni Bali 2005

FINALIS TERUNI BALI 2005
 








 FINALIS TERUNA BALI 2005









Karantina Pemilihan Teruna Teruni Bali 2010

Halaman FB Teruna Teruni Bali

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons